Lombok barat – Babinsa Desa Langko Sertu Muhammad Faesal melaksanakan kegiatan teritorial melaksanakan Kegiatan Ketahanan Pangan UMKM Budidaya Jahe Merah dan Jahe Emprit Gajah di Dusun Longserang Barat, Desa Langko Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Jumat (03/09/21) Guna Meningkatkan perkonomian warga di masa Pandemi Covid-19.
Lahan yang di manfaatkan untuk budidaya tanaman jahe merah ini seluas 20 are, dengan hasil panen sekitar 2 Ton.tempat pemasaran hasil panen di bawa langsung Ke Pasar Mandalika Sweta Cakranegara dengan di jual eceran.
Babinsa menjelaskan harga Per Kilogram Jahe merah yakni Rp.50. untuk harga Jahe Emprit gajah seharga RP.10.000 perkilonya karna lahan milik sendiri sangat membantu perekonomian baik untuk kehidupan sehari-hari maupun kebutuhan lainnya,”Katanya.
Babinsa Sekaligus memberikan edukasi tentang program pemerintah mengenai Vaksinasi Covid-19 yang berdampak positif bagi kesehatan dan imunitas tubuh dan memberikan himbauan kepada petani Jahe merah terkait Prokes kesehatan 5M selama bekerja, Menggunakan masker saat interaksi sesama petani,Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menjaga Pola hidup Sehat serta kurangi mobilitas untuk bepergian.
Babinsa dan petani sangat akrab, karena dengan terjun langsung menyambangi petani dapat mendorong dan memberikan motivasi kepada para petani, kegiatan tersebut merupakan salah satu kegiatan teritorial guna mewujudkan kemanunggalan TNI bersama rakyat,”Pungkasnya.
Sadiah selaku petani jahe merah mengucapkan banyak trimaksh banyak kepada Babinsa karena sudah mau mendampingi kami disini dari penyiapan lahan, pembibitan, penanaman, sampai panen pada saat sekarang ini,”Ucapnya.
Apa yang di ajari sama Babinsa sangat bermamfaat bagi kami dan teman teman bahkan bukan petani jahe aja bahkan petani petani yang lain sekali lagi trimaksh banyak bapak Babinsa,”Tutupnya.


