Mataram – Dandim 1606/Mataram Kolonel Arm Gunawan, S. Sos ,. M. T menanggapi oponi yang berkembang di masyarakat. Khususnya opini salah satu praktisi Kesehatan Baiq Jatna Atmawati yang di muat Lombok Post edisi 2 September 2021 di kolom opini.
Dandim menilai ada kesalahan informasi atau sumber data yang di dapatkan praktisi Kesehatan tersebut, kaitan dengan warga yang meninggal saat isoman.
Dandim 1606/Mataram Mengatakan, “Kalo saya baca uraian yang di tulis beliau menggambil dua contoh kasus. (kematian saat isoman). Yang pertama di mataram almarhum Ags (inisial, Red), kedua di Lombok Barat almarhum NK,” Terangnya.
Ini kemudian di komentari seolah pemerintah, khususnya satgas COVID-19 tidak optimal bekerja. Artinya tidak bisa menyentuh masyarakat dan menyelesaikan persoalan. Sehingga menyebabkan kematian.
