Mataram – Kodim 1606/Mataram kembali melaksanakan serbuan vaksinasi, Selasa (14/9). Kali ini, terfokus di SMAN 7 Mataram dengan sasaran utama keluarga besar siswa SMAN 7 Mataram, termasuk dewan guru, sekaligus warga di sekitar sekolah.
“Kali ini kita fokus di Kota Mataram dulu hingga mencapai 70 persen, sesuai target nasional. Kalau sudah tercapai target, baru kita sasar daerah penyangga seperti Lombok Barat, Lombok Utara atau Lombok Tengah,” ujar Dandim 1606/Mataram, Kolonel Arm Gunawan S.Sos,. M.T didampingi Danramil 09/Ampenan, Kapten Inf Turmuzi, Kepsek SMA 7 Mataram, H Hudri Achmad dan Seklur Pejeruk, Wahidah.
Dengan serbuan vaksinasi kesekian kalinya, Dandim berharap kepada masyarakat agar memanfaatkan kesempatan yang baik untuk divaksin. Karena tim vaksinator, baik dari Kodim 1606/Mataram, atau ti, gabungan pemerintah dan TNI-Polri akan terus turun untuk mencapai target 70 persen warga NTB divaksinasi.
Sedangkan informasi yang diterima Dandim, per hari ini vaksinasi di Kota Mataram secara umum sudah mencapai 68-69 persen. Sedangkan di Lombok Barat, pencapaian vaksin baru 15 persen untuk vaksin pertama dan 8 pewrsen untuk vaksin kedua. Kemudian untuk Kabupaten Lombok Utara baru mencapai 25 persen untuk vaksin pertama.
“Kami imbau kepada semua masyarakat agar jangan takut dengan disuntik vaksin, jangan takut juga dengan Covid-19,” imbaunya.
Sementara salah satu siswa SMAN 7 Mataram, Baiq Silpiana Putri kelas XI IPA VI mengaku jika awalnya kedua orangtuanya tidak memberikan izin untuk vaksin. Namun setelah mendapat informasi bahwa vaksin aman, halal dan bisa memperkuat imun tubuh, sehingga dia dan keluarganya kini berani divaksin.
“Kami juga sangat senang dengan adanya vaksinasi di sekolah. Kami ucapkan terimakasih kepada Pak Dandim bersama staf karena memilih sekolah kami. Untuk teman-teman yang belum vaksin, ayo segera karena ini sangat penting untuk kesehatan dan juga menambah imunitas tubuh,” ajaknya.
