Mataram – Tingkatkan prekonomian warga masyarakat dimasa pandemi Covid-19 Serda M Zulhamdan Babinsa Koramill 1606-09/Ampenan melaksanakan pendampingan Jamur tiram di kelompok Ar-riadah Yang dikelola oleh Bapak Muhammad yang berlokasi di lingkungan Dasan Sari, Kelurakan Kebun Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, (19/4/21)
Kelompok Ar-riadah Merupakan Pengembangan Baglog jamur tiram dan Budidaya jamur tiram Dimana Masa pandemi covid-19 yang hasilnya sangat membantu perekonomian masyarakat khususnya Di kelurahan Kebun Sari.
Serda M. Zulhamdan menjelaska Satu kali periode budidaya jamur tiram memakan waktu kurang lebih 120 hari, mulai pembuatan baglog setidaknya butuh 7 hari, inkubasi 30-45 hari, dan 80 hari masa tumbuhnya jamur. Dalam waktu 4 bulan tersebut, setiap baglog dapat dipanen tergantung Jenis Bibitnya.
Danramil 1606-09/Ampenan Kapten Inf Turmuzi mengatakan di samping tugas pokok Komando ke wilayahanya
Babinsa merupakan ujung tombak
Koramil dalam tugas pokok sehari hari termasuk membantu pendampingan usah warga.
Lebih lanjut dikatakannya, dalam budidaya jamur tiram bisa dilaksanakan 4 kali panen. Dengan budidaya jamur tiram ini masyarakat bisa memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif sehingga bisa menambah nilai ekonomi bagi Warga dengan hasil panen jamur tiram dalam penjualan per kilo gramnya mencapai Rp 20.000.
