Mataram – Komandan Kodim (Dandim)1606/Mataram menghadiri kegiatan launching vaksinasi anak umur 6 s.d 11 tahun wilayah kota mataram dan meninjau langsung pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 bertempat di dua lokasi yakni SDN 34 Cakranegara dan MIN I Kota Mataram, Selasa (4/01/22).
Dalam pelaksanaanya Vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6 hingga 11 Tahun digelar dengan tertib serta megedepankan disiplin protokol kesehatan.
Wakil Wali Kota Mataram TGH. Mujiburrahman mengatakan, “kita laksanakan Vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6 hingga 11 Tahun ini sebagai sayarat utama untuk melakukan pembelajaran tatap muka di wilayah Kota Mataram. Kita adakan Vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6 hingga 11 Tahun ini menambah keyakinan adanya proteksi bagi siswa siswi dalam mengikuti proses pembelajaran serta ini bagian dari ihktiar,” Jelasnya.
Ia juga menambahkan, “Kami memberikan himbauan terhadap orang tua siswa untuk kita bersama-sama ikuti program pemerintah, karena kegiatan Vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6 hingga 11 Tahun ini bukan asal asalan ini sudah melalui berbagai macam penilitian atau proses yang cukup lama,” tegasnya.
Nissa salah seorang wali siswa MIN 1 Maataram yang mendampingi anaknya saat menerima suntik vaksin mengatakan, “dengan diberikannya vaksinasi kepada anak usia 6 hingga 11 Tahun ini kami para orang tua wali berharap agar anak-anak kami segera mengikuti pembelajaran secara tatap muka langsung di sekolah, sehingga anak-anaj dapat belajar dan bermain bersama teman-temanya” tuturnya.
Sementara itu Komandan Kodim 1606/Mataram Letkol Arm arif Rahman S.Sos., M.M, menyampaikan bahwa dalam kegiatan vaksinasi untuk anak umur 6 s.d 11 tahun di wilayah Mataram. Untuk mengikuti pembelajaran secara tatap muka langsung di sekolah peserta vaksinasi diatur datang secara bergiliran sesuai dengan jadwal dan tetap melaksanakan prokes.
Dandim juga mengingatkan untuk anak-anak baru saja menjalani vaksinasi agar mereka tetap menerapkan protokol kesehatan. Termasuk menggunakan masker saat berada diluar rumah dan rajin mencuci tangan serta menghindari kerumunan. “Karena obat Covid-19 belum ada, maka satu-satunya cara yang paling tepat dalam membentuk kekebalan tubuh melalui vaksinasi. Termasuk anak-anak sekolah yang sebentar lagi akan diberlakukan sistem tatap muka.
Kegiatan vaksinasi wajib dilakukan semua warga negara. Termasuk para pelajar dengan tujuan untuk membentuk herd immunity ditengah Pandemi Covid-19, pungkasnya.
