Lombok Barat – Dandim 1606/Mataram Kolonel Arm. Gunawan ,S.Sos,. M.T mengunjungi posko isolasi terpadu sekaligus menyerahkan sembako untuk pasien yang terkonfirmasi COVID-19 yang berlokasi di Desa Suranadi, dan Desa Gerimax Indah, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Jum’at (30/7/2021).
Hadir dalam dalam mendampingi Dandim 1606/Mataram, Danramil 08/Narmada Lettu Inf Ahmad Taufik, Camat Narmada Busairi, S. Sos, Sekdes Suranandi Nyoman Arnawa, Kadus Dusun Eat Kandel Gede Silla, Sekdes Grimax Indah.
Dalam kunjungan tersebut Dandim 1606/Mataram Kolonel Arm Gunawan mengatakan pada Danramil, “Danramil dan Babinsa harus mengecek kesiapan lokasi isolasi terpadu/terpusat di Desa Grimax Kecamatan Narmada, kegiatan ini kita laksanakan Setiap hari, kalau tidak sanggup biar saya turun langsung, mengingat angka di Lombok Barat terutama konfirmasi positif semakin meningkat,dan itu tersebar di banyak wilayah,” Tegas Dandim.
Sesuai dengan petunjuk dari bapak presiden dan dijabarkan pula dengan adanya surat edaran dari Gubernur bahwa nanti tiap Desa kecamatan kabupaten kota wajib menyediakan tempat isolasi terpusat.”Kami menghindari terjadinya klaster-klaster keluarga, mengingat biasanya selama ini yang kita laksanakan di Isolasi Mandiri (Isoman) itu masih di rumah masing-masing, di situ juga ada yang sehat, remaja, anak anak dan sebagainya. Meskipun kita sudah perketat, tapi kadang-kadang masyarakat pada saat pelaksanaannya di lapangan tidak sesuai dengan fakta yang kita temukan yang berlaku saat ini, dimana yang kami lihat di lapangan masih berhubungan dengan tetangga,” Katanya.
“Masyarakat yang terpapar COVID-19 dengan adanya isolasi terpusat bisa kita awasi dan layani lebih baik, dan pengecekannya juga mudah sehingga treatment-nya mempercepat kesembuhan warga yang terkonfirmasi COVID-19 tersebut, kami juga menghindari adanya kasus meninggal seperti di daerah-daerah lain, yang meninggal di tempat Isoman karena tidak terurus dengan baik dan tidak adanya komunikasi dengan petugas dilapangan baik babinsa, bhabinkantibmas serta pemerintah desa yg memang tugasnya menjaga dan mengayomi masyarakat yang terkonfirnasi dan melakukan Isoman. Semoga itu tidak terjadi di daerah kita, sangat memprihatinkan kalau sampai terjadi di wilayah kita ini, dan semoga saja tidak, karena baik Pemerintah Daerah, Kecamatan, Desa, bersama TNI-Polri saat ini meminta kepada masyarakat untuk kembali menumbuhkan rasa kepedulian untuk bersama-sama bersinergi dalam penanganan COVID-19 ini,” Harap Dandim 1606/Mataram ini.
“Salah satu upaya dengan isolasi terpadu/terpusat, Desa juga harus sudah menyiapkan tempat, nanti tinggal kita lengkapi, perbaiki lagi supaya memberikan kenyamanan kepada pasien yang terkonfirmasi dan harus Isoman sehingga mempercepat proses penyembuhannya,” Tambahnya.
Pada kesempatan ini juga Dandim 1606/Mataram memberikan dukungan dengan menyerahkan bantuan berupa sembako yang di sampaikan langsung kepada pihak keluarga untuk membantu melayani dengan memasakan. Dan kepada tenaga kesehatan juga diberikan bingkisan untuk memberi support, bersama-sama mereka menghadapi pandemi ini dan mudah-mudahan tetap konsisten dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang melaksanakan Isoman, karena perjalanan dan perjuangan kita masih panjang dan belum berakhir, mari bersama-sama melanjutkan perjuangan ini, dengan bersinergi antara semua elemen dalam melawan pandemi COVID-19,” Tutupnya.
Camat Narmada Busairi menyampaikan “Untuk sementara kalau di kecamatan Narmada kita juga menyiapkan tempat isolasi terpusat di Hotel Puri Ayu Desa Suranadi hal itu dengan kapasitas enam kamar dan ada cadangan tiga kamar jadi total ada sembilan kamar. Pemerintah kecamatan dan Desa juga sedang mencari tempat-tempat lain yang kemungkinan bisa kita fokuskan sebagai tempat isolasi terpadu tingkat kecamatan maupun tingkat kabupaten,”Katanya.
Busairi menambahkan, “kami juga akan gunakan gedung seni budaya dengan kapasitas 16 kamar, disana juga bisa di pasang tenda-tenda darurat yang bisa menampung banyak orang, karena lokasi gedung swni budaya luas sekali kalau dijadikan lokasi Isoman Terpadu, tinggal kita tunggu koordinasi dengan pemerintah daerah bersama satgas COVID-19 kabupaten guna memenuhi saran dan prasarana yang ada di gedung budaya tersebut,” Tutupnya.


