Mataram – Sejak Pemerintah Pusat menetapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat akibat peningkatan kasus corona virus desease (Covid-19) di Pulau Jawa dan Bali serta beberapa kabupaten kota di luar Pulau Jawa dan Bali salah satunya Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat mendapat perhatian khusus seperti Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak.
Upaya untuk menekan laju perkembangan kasus Covid-19 di wilayah NTB, Pangdam IX/Udayana membagikan 59.600 masker untuk masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Barat yang didistribusikan melalui Korem 162/WB.
Berkaitan dengan itu, Komandan Kodim 1606/Mataram Kolonel Arm Gunawan, S.Sos,. M.T disela-sela kesibukannya mengatakan ribuan masker tersebut sudah tiba di Makodim 1606/Mataram dan akan langsung disebarkan kepada masyarakat melalui Koramil jajaran Kodim 1606/Mataram, Jumat (16/7/2021).
“Ini sebagai wujud perhatian khusus dari Pangdam IX/Udayana kepada masyarakat NTB agar dapat meminimalisasi dan bahkan mencegah laju kasus Covid-19 yang kian mengkhawatirkan di beberapa daerah khususnya di NTB,” ungkapnya.
Dandim 1606/Mataram kemudian menjelaskan masing-masing Danramil akan menerima jumlah masker yang berbeda sesuai dengan jumlah penduduk di masing-masing kabupaten kota maupun zona kasus terpapar Covid-19. Dengan demikian diharapkan langsung didistribusikan kepada masyarakat sehingga mampu membendung perkembangan kasus Covid-19.
Adapun rincian pembagian masker tersebut yakni Kodim 1606/Mataram sebanyak 9.800 masker yang langsung di sebar ke 10 Koramil jajaran Kodim 1606/Mataram.
Dandim 1606/Mataram juga menegaskan “kepada seluruh Danramil jajaran untuk segera membagikan masker tersebut kepada masyarakat dan bukan untuk disimpan mengingat NTB sudah masuk zona yang sangat mengkhawatirkan,” Tegasnya.
“Terus lakukan sosialisasi dan patroli gabungan atau tindakan lainnya sesuai instruksi dari Pemerintah untuk mendisiplinkan masyarakat tentang penerapan protokol kesehatan baik siang maupun malam agar masyarakat betul-betul sadar dan memahami kondisi yang ada saat ini, masyarakat diharapakan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ini untuk kebaikan diri, keluarga, dan keselamatan kita bersama,” Tutupnya.
